Minggu, 13 Oktober 2019

RAHASIAH KECIL TENTANG DIRIKU

Sudahkah kalian mengenal aku?

Aku hanyalah seseorang yang pandai menyembunyikan kepedihan dengan kalimat-kalimat cinta.
Aku juga adalah seseorang yang suka menyamarkan bahagia lewat rangkaian kata-kata menyayat hati.

Aku sendiri kadang penasaran bagaimana caranya aku bisa melakukan semua kekonyolan ini. Aku hanya mencoba menyuarakan isi hati, namun kadang yang ku tulis justru sebaliknya.

Ketika aku menuliskan kalimat-kalimat indah bertahtakan cinta, mungkin aku tak benar-benar sedang jatuh cinta. Atau ketika aku menuliskan bait-bait menyayat hati, mungkin aku tak sedang terluka.

Aku sama seperti kalian. Aku juga sering tertawa atau bahkan menangis sesegukan. Aku sering merasa bahagia juga pernah amat terluka.
Baiklah. Hari ini aku akan membagi rahasia kecil tentang diriku.

Aku manusia biasa, aku rasa hampir setiap orang pernah merasakan kecewa dan patah hati. Aku akan menyetujuinya, aku memang pernah gagal, aku pernah kecewa yang benar-benar kecewa. Aku pernah tersakiti, juga pernah terluka.
Aku pernah mencintai dan kemudian disakiti (Aku juga pernah menyakiti, namun bukan itu jawaban yang dibutuhkan, kan? )

Aku menjadi sangat sensitif dengan pertanyaan-pertanyaan seputar pernikahan. Aku takut gagal, itu jelas. Siapa yang tidak pernah merasa takut? Meski terkadang aku merasa rasa takutku berlebihan, Menurutku ini hal yang wajar.

Jika ada yang bertanya apakah aku membatasi perasaanku kemudian aku menjawab ya, itu adalah bagian dari kebohonganku.

Siapa yang bisa membatasi sebuah perasaan? Perasaan, cinta, sakit, kecewa, juga perasaan yang lainya tak bisa kita cegah (menurut aku). Perasaan itu mengalir, tumbuh di dalam hati, ranum bahkan bisa saja mati.

Baiklah aku sudah mengaku. Aku rasa aku tak perlu menceritakan segalanya sedetail mungkin. Karena pada akhirnya aku telah merelakan dan memaafkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SAHABAT YANG MULAI MENJAUH

Aku nggak enak hati jika harus mengganggu dan merepotkan sahabatku. Nggak pengen juga menyakiti perasaan sahabatku. Aku nggak kuasa juga ka...